5 Sifat Wanita dinilai dari cara duduk

Posted On June 1, 2012

Filed under psychology

Comments Dropped leave a response


1. Pertama

Bila dia duduk manis dengan tangan diatas lutut atau diatas kedua paha Maka mengindikasikan bahwa perempuan ini memiliki sifat kekanak-kanakan. Perempuan ini adalah seorang pengkhayal sejati, senang melamun hal-hal yang romantis.

Perempuan ini juga bertipe terbuka, Dia ini juga tergolong perempuan yang kreatif, Karena itu sifatnya hangat dan mudah beradaptasi dalam segala situasi. Tapi dia juga terkenal cemburuan, apalagi jika kemauannya diacuhkan padahal dia merasa dirinya sudah banyak berkorban.

 

2. Kedua

Perempuan yang duduk kaki sejajar biasanya duduk dengan seluruh tubuh bersandar ke kursi dan posisi kaki sejajar serta tertata rapi

Tipe perempuan ini tidak mudah menyerah, Sebuah penolakan saja tidak akan membuatnya malu, apalagi mundur karena dia akan merasa puas, apabila apa yang sudah dalam genggamannya akan dikerjakan dengan tuntas.

Memang perempuan yang duduk dengan kaki sejajar terkenal agresif sehingga sering teledor dan meninggalkan urusan lain yang menurutnya tidak penting. Jadi tidak heran jika dia akan melakukan kecerobohan dalam langkahnya. Tetapi perempuan ini tidak mudah dirayu, apalagi rayuan gombal. Apabila dia telah mengambil keputusan maka dia tidak ingin ada seorang pun yang menentangnya.

 

3. Ketiga

Jika perempuan senang duduk mengundang dengan posisi kaki terbentang lebar itu menandakan bahwa dia merupakan tipe perempuan yang selalu ceria, mudah bergaul dan seorang penggoda tulen. Tapi jika dia tahu penampilannya dianggap serius maka dia dapat berubah menjadi perempuan yang jutek dan ketus.

Emosinya pun mudah terhanyut ke hal-hal yang romantis karena perasaannya itu terlalu melankolis dan terkesan mendayu-dayu.

 

4. Keempat

Perempuan yang senang duduk di pinggiran kursi / ujung kursi dengan posisi kaki yang tertata rapi maka tergolong perempuan yang bijaksana dan baik hati. Biasanya dia tidak segan membantu orang yang memerlukannya. Dia juga termasuk orang yang mudah percaya dengan janji-janji tanpa perlu pembuktian.

Perempuan ini juga termasuk orang yang peka dan mudah bereaksi cepat. Apalagi perempuan ini tergolong orang yang tidak tega menolak

 

5. Kelima

Perempuan yang duduk menyilang dengan kaki saling tumpang tindih dengan lutut dan menjatuhkan tungkainya yang jenjang Menandakan bahwa dia adalah seorang yang memiliki pendirian teguh, tidak mudah tergoda dan tertipu.

Tipe perempuan ini termasuk yang sangat concern atau hati-hati dalam menguji dan mengkalkulasi segala keuntungan yang akan dia dapatkan sebelum membuat keputusan. Apalagi dia termasuk perempuan yang tidak mau menyesal.

Tapi dia juga merupakan perempuan yang anti diberi nasihat. Karena dia merasa bahwa dirinya paling benar dalam urusan apapun. Sehingga dia tergolong orang yang egois dan sangat mementingkan dirinya sendiri. Sebenarnya dia adalah tipe perempuan yang berpendirian dan tidak mudah goyah. Karena dia seorang perempuan yang terkenal sabar dan rajin dalam melakukan kegiatan-kegiatannya.

-Motivasi Super-

Advertisements

Karakter Pria Sebaiknya Dipelajari Wanita

Posted On May 23, 2012

Filed under Motivator, psychology

Comments Dropped leave a response


Pria dan wanita ibarat dua sisi mata uang dalam karakter mereka. Jelas keduanya akan berbeda dalam menyikapi masalah. Namun, itu sebenarnya kelebihan yang juga sekaligus kekurangan. Wanita, misalnya, bisa meraba suatu masalah dan memprediksi sesuatu dari kemampuan intuisinya. Namun, pria cenderung melihat masalah dengan memikirkannya terlebih dahulu.

 

Berbagai bentuk perbedaan ini sebenarnya bisa menjadi bahan untuk saling memahami dan belajar satu sama lain. Ada beberapa karakter pria yang juga sebaiknya diambil sisi positifnya bagi wanita:

 

  • Pria melakukan sesuatu berdasarkan logika. Mereka menimbang suatu keputusan mungkin tidak bisa secara instan ditentukan. Mereka butuh waktu melogika ini-itu dari permasalahan itu. Inilah yang membuat keputusan pria lebih objektif dalam mencari solusi. Sementara itu, wanita lebih menggunakan perasaan untuk memutuskan solusi masalah. Untuk hal yang bersifat kemanusiaan mungkin tepat, namun tidak untuk masalah yang berisiko kompleks jika salah dalam penanganan.
  • Pria mengajarkan untuk menata emosi. Tidak perlu setiap kejadian ditanggapi dengan emosi berlebihan. Mengontrol emosi membuat masalah bisa dituntaskan dengan kepala dingin. Bisa jadi jika emosi ditunjukkan secara berlebihan malah akan membuat pertengkaran yang berlarut-larut.
  • Pria tidak  memikirkan segala sesuatu secara detail. Hal ini bisa membuat hidup hanya khawatir dengan memikirkan berbagai hal sepele. Tindakan ini membuat seseorang hidup dengan pikiran terkekang. Oleh karena itu, perlu berpikir untuk santai tapi serius.
  • Pria tidak bergosip setiap waktu. Menggosip itu hanya melelahkan hati dan pikiran. Pasalnya, otak akan capek mengurusi kehidupan orang lain tanpa memeroleh manfaat sedikit pun dari gosip tersebut. Kalau memang punya masalah dengan seseorang, sebaiknya diselesaikan langsung tanpa harus menggosipkannya. Apalagi, gosip bisa menjatuhkan harga diri seseorang yang mungkin saja isi gosip itu salah.
  • Pria suka dengan humor. Becanda dengan wajar bisa membuat pikiran bersemangat. Maka, tidak heran jika pria suka sekali becanda di saat pikiran tertekan. Humor membuat tingkat stres menurun sehingga dalam keadaan stres pun masih bisa meninkmati hidup.
  • Pria lebih suka langsung mengadapi realita daripada mengkhawatirkan masa depan. Pria lebih suka tantangan dalam hidup. Dia tidak terbuai dengan banyak kekhawatiran masa depan yang belum jelas hasilnya. Apa yang bisa dikerjakan sekarang dengan baik, dapat menjadi modal perubahan positif di masa depan.

 

by: Motivator Super

Pesan aneh dibalik Sekuntum Bunga

Posted On May 15, 2012

Filed under flowers, psychology

Comments Dropped leave a response


Bunga kerap dijadikan sarana untuk menyatakan perasaan. Aroma dan keindahannya menjadi alasan bunga menempati posisi pertama dalam daftar hadiah yang disukai wanita. Karena itulah, banyak para suami menjadikannya alat untuk menyatakan perasaannya terhadap wanita yang disisinya (istrinya). Padahal, tidak semua bunga mewakili perasaan cinta. Ingin tahu semiotika atau pesan terselubung dibalik bunga? Simaklah penjelasan di bawah ini.

1. Mawar Merah
Mawar merah adalah lambang cinta sejati. Jika si dia memberikan Anda satu buket atau sekuntum mawar merah berarti dia tengah dimabuk pesona Anda. Mawar merah juga menandakan bahwa pemberinya adalah seorang yang sederhana dan memiliki tingkat kreatifitas tidak neko neko.

2. Bunga Matahari

Pesona bunga matahari melambangkan kemurnian dan pemikiran yang dalam. Pemberinya ingin menyampaikan bahwa ia tak akan dengan mudah melepaskan Anda dari hidupnya.

3. Aster
Bunga yang lebih dikenal dengan sebutan daisies ini melambangkan kasih setia dan kepercayaan. Pemberinya ingin mencoba mengatakan bahwa ia menjaga kesetiaannya pada Anda.

4. Tulip Kuning
Bunga asal Negeri Kincir Angin ini melambangkan harapan cinta. Jika si dia memberikan bunga yang satu ini, artinya ia sangat mengharapkan kesediaan Anda untuk menjadi pasangan hidupnya selamanya.

5. Anggrek
Bunga anggrek melambangkan kecantikan yang sempurna. Pemberinya berusaha untuk mengatakan bahwa ia mencoba untuk menjadi orang yang Anda cintai.

6. Mawar Kuning
Mawar kuning menyimpan banyak pesan, seperti suka cita, persahabatan, permintaan maaf, kecemburuan, perselingkuhan, dan patah hati. Umumnya, mawar kuning menjadi alat untuk meminta maaf atas perbuatannya. Namun banyak juga memberikan mawar kuning karena bingung dengan apa yang dirasa terhadap Anda.

Bunga Mawar

Posted On March 28, 2011

Filed under flowers, personality test, psychology

Comments Dropped 17 responses


Bunga Mawar

(Rosa damascena Mil)

 

Bunga Mawar tentunya sudah pernah dilihat kebanyakan orang. Bunga ini merupakan salah satu bunga yang sering disukai dan dikagumi oleh sebagian besar wanita. Dari bentuknya yang unik dan beraneka ragam warnanya. Bunga ini memiliki berbagai perkembangan dengan berbagai proses persilangan. Sehingga mawar ini mempunyai warna yang beraneka ragam.

Mawar merupakan tanaman bunga hias berupa herba dengan batang berduri. Mawar yang dikenal nama bunga ros atau “Ratu Bunga” merupakan simbol atau lambang kehidupan religi dalam peradaban manusia. Mawar berasal dari dataran Cina, Timur Tengah dan Eropa Timur. Dalam perkembangannya, menyebar luas di daerah-daerah beriklim dingin (subtropis) dan panas (tropis). Konon katanya bunga mawar ini sudah digunakan sejak zaman Yunani dan Romawi sebagai sebuah simbol. Orang Yunani menjadikan bunga mawar sebagai simbol untuk dewi mereka yaitu Aphrodite dan Venus, dewi kecantikan dan gairah.

Dari bernagai warna bunga mawar ternyata mempunyai makna yang tersirat. Jadi, jika kita memberi ataupun menerima bunga mawar. Akan terlihat karakteristik setiap individu tersebut.

Merah: cinta dan romantisme


Makna universal warna mawar merah ialah cinta sejati dan romantisme. Bila Anda masih lajang dan ada seorang pria memberi Anda mawar merah, besar kemungkinan dia sedang jatuh hati.

Kuning: persahabatan, kegembiraan, dan harapan baik

Sepanjang sejarah, kuning telah berhubungan erat dengan matahari. Mawar kuning sangat cocok diberikan pada seseorang yang sedang sakit atau untuk menghibur seseorang.

Mawar Kuning mengirim pesan penghargaan dan cinta platonis. Warna tersebut merupakan perasaan sukacita dan kegembiraan.

Pink: cinta, syukur, dan apresiasi

Pink disertai dengan konotasi kasih sayang dan keanggunan, serta rasa manis dan roman puitis.

Mawar dark pink adalah simbol dari rasa syukur dan penghargaan serta merupakan cara tradisional untuk mengucapkan terima kasih.

Sementara mawar light pink berhubungan dengan kelembutan dan kekaguman serta dapat digunakan sebagai ungkapan simpati.

Putih: kemurnian, polos, simpati, dan spiritualitas

Awal tradisi mawar putih digunakan sebagai simbol untuk cinta sejati, sebuah asosiasi yang kemudian akan menjadi ciri khas mawar merah. Juga dikenal sebagai pengantin mawar. Mawar putih adalah bunga pernikahan tradisional.

Dalam hal ini, putih mewakili persatuan, kebajikan, dan kemurnian dari sebuah cinta baru. Mawar putih juga dikaitkan dengan kehormatan.

Oranye: hasrat dan antusiasme

Secara harfiah warna oranye merupakan perpaduan warna kuning dan merah. Mawar oranye dipandang sebagai jembatan antara persahabatan dilambangkan dengan mawar kuning dan cinta diwakili oleh mawar merah. Kombinasi ini dapat menjadi ekspresi dari daya tarik atau hadiah untuk mengatakan, “Saya bangga padamu.”

 

Mawar Hitam : Benci

Rasa benci itu manusiawi… Cara ngungkapinnya pun berbeda-beda, ada yang diungkapkan langsung, ada juga yang hanya dipendem sendiri. Nah, daripada capek hati, rasa benci itu juga bisa diungkapkan dengan mengirim bunga warna hitam.

Mawar Biru : misteri

Dulunya mawar ini tidak ada yang natural namun sekarang mawar biru natural sudah terciptakan melalui persilangan warna. Mawar ini melambangkan mengenai misteri atau sesuatu yang diinginkan namun tak bisa diraih.

Mawar Ungu : kesempurnaan, pesona, mulia, cinta pada pandangan pertama

Keindahan unik dari warna lavender ini melambangkan simbol kesempurnaan dari pesona. Mawar warna ini juga digunakan untuk mengekspresikan perasaan akan cinta pada pandangan pertama. Warna ungu memiliki hubungan tradisional dengan royalti. Dalam hal ini, nuansa mawar lavender menunjukkan suasana keagungan dan kemegahan.

Mawar Peach : penghargaan, simpati

Melambangkan mengenai berbagai maksud yang berbeda seperti penghargaan, apresiasi, kekaguman, atau simpati. Juga bisa melambangkan persahabatan.

Ungkap Kepribadian Lewat Warna

Posted On March 21, 2011

Filed under mixed, psychology

Comments Dropped 2 responses


WARNA apa yang dominan Anda kenakan sehari-hari? Hmm… nice! Warna tak hanya sekedar menunjukkan selera atau favorit saja lho, tapi juga menunjukkan kepribadian Anda.

Penelitian ini telah dilakukan bertahun-tahun lamanya. Ditemukan bahwa warna favorit, atau warna yang paling mendominasi isi lemari mengungkapkan kepribadian seseorang. So, let’s have fun today. Intip warna favorit yang menceritakan soal Anda yuk!

Hitam

Anda yang menyukai warna hitam cenderung punya pemikiran yang konservatif. Anda sangat tahu apa kelebihan diri Anda. Warna hitam juga cenderung membuat Anda ingin tampil seksi dan percaya diri.

Pink

Warna ini cenderung dikenal sebagai warna feminin. Namun di balik girly image-nya, sebenarnya warna ini menyembunyikan kepribadian Anda yang misterius. Jadi, tak benar jika seseorang yang menyukai warna pink adalah sosok yang sangat girly, bisa jadi ia pandai memainkan gayanya.

Merah

Anda cerdas, berani dan vokal! Anda sangat suka berada di tengah banyak orang dan menjadi pusat perhatian. Anda suka berpetualang dan tak suka ditentang.

Biru

Seperti kesan yang didapat dari kejernihan warnanya, Anda yang menyukai warna biru adalah sosok penyayang dan berjiwa bebas. Anda percaya bahwa kecantikan dari dalam dirilah yang membuat Anda cantik seutuhnya.

Orange

Warna ini menunjukkan Anda adalah orang yang tulus, menikmati tantangan dan hal-hal baru. Anda juga punya ambisi besar serta senang menjadi pusat perhatian.

Kuning

Jika Anda suka warna kuning, maka Anda adalah orang yang optimis. Suka akan tantangan dan kegiatan di luar ruangan, terutama olahraga. Anda adalah orang yang fleksibel dan punya intuisi yang kuat.

Putih

Warna putih ini dikatakan sebagai warna netral, dan demikian pula dengan Anda yang memfavoritkan warna satu ini. Anda cenderung pecinta damai dan tak suka memihak. Anda juga termasuk orang yang tenang dan mudah berteman dengan siapa saja.

Hijau

Jika Anda pecinta hijau, maka tak salah lagi, Anda adalah sosok pecinta lingkungan. Sekalipun mungkin Anda bukan orang yang terjun di dalam organisasi pecinta lingkungan, namun Anda berusaha menjaga lingkungan sekitar Anda. Anda juga sosok yang keras kepala, namun sekaligus teman yang menyenangkan.

karakter wanita melalui sepatu

Posted On March 21, 2011

Filed under mixed, psychology

Comments Dropped leave a response


Wanita yang memilih sepatu dengan model stiletto (memiliki hak tinggi) cenderung ingin menonjol di antara yang lain. Hal itu ia lakukan demi menutupi rasa tidak percaya dirinya. Sepatu model tersebut juga biasa digunakan oleh para wanita yang menyukai tantangan, berani dan memiliki daya tarik seksual.

Sepatu kitten heels atau sepatu yang memiliki hak berbentuk paku payung biasanya dipilih oleh wanita yang memiliki kepercayaan diri tinggi, aktif, dan sangat menarik. Mereka ini juga memiliki sifat feminin yang natural.

Wanita yang memilih sepatu wedges tinggi adalah wanita kuat dan percaya diri akan pandangan hidupnya. Sedangkan mereka yang memilih sepatu wedges dengan hak rendah biasanya memiliki pribadi yang fleksibel, santai serta menyenangkan.

Para wanita romantis biasanya memilih sepatu yang memiliki hak tinggi dengan model platform(memiliki penyangga di bagian telapak depan). Wanita bersepatu platform juga memiliki sikap yang praktis dan berusaha keras dalam mencapai tujuannya.

Sedangkan wanita yang memilih sepatu sport memiliki hati yang sangat terbuka dan mudah bergaul. Tapi di sisi lain, mereka juga konservatif dan sulit menerima perubahan.

By Ayu Kinanti

 

sumber: http://id.promotion.yahoo.com/stylefactor/artikel/post/stylefeatures/56/tebak-karakter-wanita-lewat-sepatu-yang-dipakainya.html

 

Kesehatan Jiwa, Kajian Korelatif pemikiran Ibnu Qoyyim dan Psikologi Modern

Posted On July 2, 2010

Filed under psychology

Comments Dropped one response


Tulisan ini merupakan review dari buku ”Kesehatan Jiwa, Kajian Korelatif pemikiran Ibnu Qoyyim dan Psikologi Modern” karangan Abdul Aziz Abdullah Al Ahmad yang diterbitkan oleh penerbit Pustaka Azzam.

Di sini, ana hanya menuliskan tolok ukur bahwa seseorang itu dikatakan sehat atau tidak kejiwaannya. Maka, cekidot. Lanjut terus…apakah kita termasuk yang sehat apa sakit nih jiwanya.

1. Ubudiyyah

Ibnu Qoyyim menjadikan Ubudiyyah sebagai ciri utama kebahagiaan dan prestise serta proteksi diri dari serangan musuh. Tujuan diciptakannya Makhluk adalah beribadah kepada Allah, yang merupakan ciri kesempurnaan cinta, kepatuhan, dan ketundukkan hamba-hamba-Nya kepada Allah. Konsekuensi ibadah adalah melaksanakan perintah dan menjauhi larangannya serta mendapat balasan [pahala] dan siksaan ata perbuatan dunia.

Setiap anggota tubuh memiliki tanggung jawabnya terhadap Allah. Ibnu Qoyyim juga mengatakan, ”Konteks ’iyyaka na’budu’ dibangun di atas empat prinsip: mewujudkan cinta dan ridha kepada Allah dan Rasul-Nya dengan lisan, hati, perbuatan hati dan anggota tubuh.”

Ubudiyyah adalah mutiara kemanusiaan. Semakin meningkat ubudiyyah seorang manusia, maka tingkat kemanusiaannya pun naik.

2. Adil dan Seimbang

Ibnu Qoyyim berkata, ”Segala sesuatu yang ada dapat tegak dengan sifat adil. Orang yang menjadikannya sebagai pedoman hidup berarti telah memperoleh seluruh kebaikan.”. Beliau juga mengatakan bahwa ciri manusia terbaik adalah adil, tidak berlebih-lebihan, dan tidak mengikuti orang yang melampaui batas. Adil merupakan sikap seimbang antara dua kutub ekstrim (zhalim dan berlebih2an). Segala cobaan dan musibah yang menyerang dari sudut merupakan proteksi baginya. Seimbang dalam segala urusan merupakan sikap terbaik.

Contohnya adalah tentang makan dan tidur.

Allah Berfirman dalam Qs. Al-Araaf :13, ”Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan.”
Disini kata Ibnu Qoyyim, manusia diarahkan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman dengan kadar dan kualitas yang proporsional, sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh, Jika tidak dipatuhi, maka hal itu dianggap berlebih2an dan dapat menimbulkan penyakit.

Mengenai tidur, beliau mengatakan, ”Tidur yang tidak secara proporsional (berlebihan atau kurang) dapat menimbulkan efek negatif lainnya, misalnya mudah emosi, kurang bernafsu, penyimpangan temperamen, kehilangan energi untuk berkonsentrasi dan bekerja, serta timbulnya berbagai penyakit bagi rohani dan jasmani.”

Berkaitan dengan itu, Muhammad Ustman menambahkan, ”Penerapan prinsip adil dan seimbang antara jasmani dan rohani pada tabiat manusia merupakan syarat mutlak pembentukkan kepribadian yang baik, yang menikmati kondisi jiwa yang sehat.”

3. Berkah

Berkah adalah memperoleh hasil dalam jangka waktu yang sangat cepat (dengan sedikit tenaga) serta memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat, atau mempergunakan kesempatan serta memfungsikan kemampuan dan keterampilan untuk mendapat ridha Allah. Singkatnya, berkah adalah proses menjadi baik bagi dirinya dan berguna bagi orang disekitarnya dengan menggunakan waktunya secara efisien.

Ibnu Qoyyim mengaitkan berkah dengan ketaatan, bahwa perbuatan maksiat dapat melenyapkan keistimewaan tersebut, ”Perbuatan maksiat dapat melenyapkan berkah umur, rezeki, ilmu, dan ketaatan. Singkatnya, perbuatan maksiat dapat melenyapkan berkah agama dan dunia. Oleh karena itu, tidak ada orang yang paling minim berkah umur, agama, dan dunianya daripada orang yang melakukan maksiat. Kelapangan rezeki, banyaknya amal kebaikan, dan umur yang panjang, tidak dapat diukur dengan hitungan bulan, tahun, namun diukur dengan berkah. Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, umur merupakan masa hidup yang dijalani seseorang. Tetapi masa hidup itu tidak akan berarti jika ia berpaling dari Allah dan sibuk dengan yang lain. Kehidupan yang hakiki diukur dari sucinya hati dan jiwa. Jiwa hanya dapat hidup dengan mengenal, mencintai, beribadah, bertobat, merasa tenag dan dzikir, dan merasa nyaman ketika berada dekat dengan penciptanya. Orang yang kehilangan pola hidup seperti itu akan kehilangan seluruh kebaikan.”

4. Dzikir

Ibnu Qoyyim menyatakan, ”Dzikir memiliki seratus lebih manfaat, diantaranya : menghilangkan kekalutan dan kesedihan hati, mendatangkan perasaan bahagia dan senang, melapangkan dada, serta menghadirkan cinta (yang merupakan roh Islam, inti ajaran agama, dan seumber kebahagiaan serta keselamatan).”

Sayyid abdul Hamid menambahkan bahwa, ”Ketenangan jiwa yang diperoleh seorang mukmin dari dzikir merupakan kenyataan yang diketahui oleh jiwa orang-orang yang dirasuki cahaya keimanan. Jiwanya terasa tenang dan damai serta merasa tidak hidup sendirian di dunia.”

Dengan berdzikir, rasa aman akan datang dan rasa takut akan sirna, seolah olah rasa takut yang dialaminya nampak seperti sebuah ketenangan. Orang yang tidak pernah berdzikir akan selalu diselimuti rasa takut. Dengan ketenangannya, ia melihat semua rasa aman yang dinikmatinya adalah ketakutan.

5. Jujur

Berbicara tentang Jujur, Ibnu Qoyyim menyatakan, ”Tidak ada sifat yang paling berharga bagi seseorang dari kejujurannya kepada Tuhan dalam semua hal, disamping kejujurannya dalam niat dan perbuatan, karena kebahagiaan tergantung pada niat dan perbuatan. Niat yang benar terletak pada ketegasan dalam berniat. Jika niat telah benar, maka hanya tinggal memperbaiki perilaku, yaitu jujur dalam tindakan. Kebulatan tekad dapat menghindarkan diri dari keinginan dan obsesi yang melemah, sementara tindakan yang jujur (benar) dapat menghindarkan diri dari rasa malas dan semangat yang melemah.”

Lanjut menurut beliau, orang sepatutnya jujur dalam ucapan, perbuatan dan keadaannya. Berlaku jujur dapat mengaktifkan sistem imunitas tubuh dan jiwa, sedang berbohong justru akan memperlambat dan melemahkan sistem imunitas tsb. Oleh karena itu, dokter, psikiater, dan konsultan pendidikan menyerukan untuk berlaku jujur dalam ucapan dan perbuatan. Mereka mengklasifikasikan sikap jujur sebagai ciri jiwa yang sehat, sedangkan sikap bohong sebagai salah satu faktor yang dapat melemahkan kesehatan jiwa dan fisik.

6. Ketenangan dan Kebahagiaan Jiwa

Ibnu Qoyyim mengklasifikasikan ketenangan ke dalam beberapa jenis, yaitu tauhid, akhirat, tobat dan taat. Beliau mengatakan bahwa, esensi ketenangan yang dapat mendamaikan jiwa adalah : mengenal Nama dan Sifat Allah, sifat sempurna hingga ciri yang diwartakan-Nya sendiri dan yang disampaikan oleh para rasul. Kemudian diterima dengan lapang dada, patuh dan suka cita. Inilah jenis ketenangan yang telah menjadi prinsip dasar iman. Kemudian ditambah dengan ketenangan yang diperoleh ketika mendengar berita tentang peristiwa yang akan terjadi pasca kematian serta keadaan yang akan terjadi pada hari kiamat dan seolah-olah ia melihatnya dengan mata kepala sendiri.

Ketenangan ihsan adalah ketenangan yang didapatkan dari perintah Allah sebagai manifestasi kepatuhan, keikhlasan dan ketulusan; tidak melaksanakan perintah_nya karena memiliki tujuan tertentu, hawanafsu, dan taklid. Ciri-cirinya adalah, jiwa gelisah (karena kemaksiatan yang dilakukannya) dan tidak merasa tenang (karena tidak mau bertobat). Hal itu mudah bagi jiwa jika mengetahui bahwa kenikmatan dan kebahgiaan dapat dirasakan ketika bertobat.”

7. Ridha

Menurut Ibnu Qoyyim, ridha artinya sikap jiwa yang menerima dan tidak membenci. Ridha mencakup ridha dengan Ketuhanan dan Keesaan Allah, ridha terhadap Rasulullah dan patuh kepadanya, serta ridha dengan Islam dan berserah diri secara bulat kepada Islam. Jalan menuju keridhaan sangat pendek dan singkat, namun penuh pendakian dan halang rintang. Jalan itu menuntun individu mencapai tujuan mulia dan membuat jiwa menjadi bersih, sehingga terciptalah rasa bahagia (ridha) terhadap Tuhannya.”

”Ridha dengan takdir yang telah ditentukan merupakan faktor kebahagiaan hidup, sedangkan sikap membenci takdir yang telah ditentukan merupakan faktor kesengsaraan hidup.”

Kamal Musri menambahkan bahwa setiap individu seharusnya membuat dirinya merasa ridha terhadap semua keadaan, agar dirinya terhindar dari perasaan benci, kesal, dengki, jemu, bosan, lemah dan pesimis. Ridha merupakan proses psikologi yang sadar dan sumber kebahagiaan serta ciri jiwa yang sehat. Individu-individu yang ridha dengan hidupnya akan mempunyai jiwa yang tulus, lebih ceria, lebih energik, dan jarang menderita penyakit fisik.”

Ridha tidak dimanifestasikan dengan sikap santai dan pasif, tetapi direalisasikan dengan komitmen yang tinggi dari individu yang menginginkan keridhaan dan jiwa yang bersih, seperti satu kesatuan yang tidak dapat dipisah.

Ibnu Qoyyim menjelaskan bahwa ridha bukanlah respon balik dasri sebuah peristiwa atau kondisi (maksudnya ridha itu terjadi setelah aksi, yaitu ridha terhadap hidup), tetapi ridha memang ada sebelum dan sesudah aksi. Ridha sebelum aksi yaitu menentukan arah dan tujuan, yang dapat dilakukan dengan iman dan ridha terhadap Islam. Ridha setelah aksi adalah ketika beraktivitas (gagal, berbuat kekeliruan, atau tertimpa musibah), yang pada saat itu respon balik yang muncul adalah sikap menerima dan tidak membenci, sambil memikirkan rencana yang lebih sempurna sengan etos kerja yang lebih tinggi.

8. Etiket

Etiket adalah ekspresi sikap pembawaan diri dalam bentuk kemampuan dan energi ke dalam bentuk aksi. Tingginya etiket merupakan indikator kebahgiaan dan kesuksesan seseorang, sementara minimnya etiket merupakan indikator ketidakbahagiaan dan kegagalan seseorang. Ibnu Qoyyim membagi etiket menjadi 3 : Kepada Allah, Rasulullah dan sesama manusia.

Etiket kepada Allah artinya melaksanakan ajaran agama dan memegan teguh syariat agama baik secara ekspilisit maupun implisit. Etiket terhadap rasul ialah bersikap menerima sepenuh hati kerasulannya, patuh terhadap ajaran dan terbuka hatinya untuk menerima hadits atau kabar yang datang darinya. Sedang etiket kepada sesama makhluk, artinya memperlakukan orang lain secara proporsional, sesuai perbedaan tingkat sosial mereka, karena setiap tingkatan sosial memiliki etiket sendiri.

9. Saling Membantu dan Melengkapi

Sikap saling membantu antar sesama muslim merupakan kebutuhan dasar dalam mengisi kekurangan diri sendiri dan orang lain, sehingga terwujudlah kebahagiaan dan kesehatan psikologi serta sosial yang selama ini diidam-idamkan oleh setiap masyarakat.

Ibnu Qoyyim menambahkan, persamaan bagi kaum beriman ada beberapa bentuk : persamaan dalam materi, persamaan dalam kedudukan, persamaan dalam fisik dan pelayanan, persamaan dalam saran dan bimbingan, persamaan dalam doa dan ampunan, serta persamaan dalam penderitaan. Persamaan ini dipengaruhi oleh kadar keimanan. Ketika iman semakin melemah, maka persamaan itu turut melemah, jika makin menguat, maka persamaan itu pun turut menguat.

Berguna atau tidaknya individu bagi dirinya sendiri dan orang lain, sangat berkaitan dengan kondisi fluktuatifnya iman.

10. Optimisme

Optimis adalah sikap mental yang memberikan motivasi serta energi kepada jiwa. Kata Ibnu Qoyyim, ”Sikap optimis dapat menimbulkan antusiasme, kegembiraan, kekuatan, harapan, keberanian, pengendalian emosi, motivasi (untuk memohon pertolongan dan tawakal kepada Allah), dan kebahgiaan jiwa (yang menguatkan cita-cita)

Pakar psikologi menyatkan optimisme tertinggi adalah harapan sembuh ketika sakit, harapan berhasil ketika gagal, harapan menang ketika kalah, dan harapan dapat keluar dari bencana atau musibah. Sikap optimis dalam kondisi seperti itu merupakan proses psikologi yang sadar, yang menimbulkan perasaan ridha dan mampu memikul, harapan, percaya diri, serta kekuatan.

Sedang sikap pesimis identik dengan keputusasaan, ketidakmampuan, kemandulan, dan sikap negatif lainnya, dikategorikan sebagai ciri jiwa yang mengalami gejala gangguan jiwa.

Dalam Islam, sikap optimis sangat berkaitan dengan sikap percaya kepada Allah dan ridha dengan takdir.

11. Terobsesi pada Akhirat

Ibnu Qoyyim menyatakan, ”orang yang paling cerdas adalah orang yang lebih mengutamakan kenikmatan dan kebahagiaan akhirat yang abadi daripada dunia yang fana. Sedangkan orang yang paling bodoh adalah orang yang menjual kebahagiaan kehidupan akhirat yang abadi dengan kesenangan duniawi yang fana”

Sikap tidak terobsesi pada dunia timbul karena kesadaran akan dekatnya ajal dan singkatnya hidup di dunia. Sikap ini lebih mempunyai nilai positif bagi kesehatan jiwa, karena sikap tersebut dapat memotivasi individu untuk menghadapi hidup, menggunakan kesempatan –yang berlalu secepat awan- dengan sebaik-baiknya, cepat menutup lembaran catatan amal, mencari seseuatu yang hilang, serta menimbulkan sikap zuhud terhadap dunia dan termotivasi untuk mendapatkan akhirat.”