anak kecil dengan ketegarannya

Posted On December 9, 2010

Filed under story

Comments Dropped leave a response


pada hari selasa kemarin, tiba saatnya saya dan teman-teman SMA pergi untuk melayat teman adik kelas.ia merupakan anak yang bisa dikatakan kecil, tetapi kesabarannya dan keteguhannya bisa dikatakan subhanallah. banyak sekali yang dipelajari dari anak tersebut.
ayahnya meninggal karena sakit struk, yang kemudian meninggal keesokan paginya. ia telah mengingatkanku akan kematian. bahwa kapanpun dan dimanapun jika Allah sudah berkehendak maka akan terjadi. ia menceritakan bagaimana proses ayahnya meninggal, yang sejujurya ia pun tak kuat untuk menceritakannya, tetapi ia tetap menceritakannya sambil menahan air mata. ia tersenyum seakan-akan tidak ada masalah. ia mengatakan bagaimana ia harus tabah, harus cepat melerakan, apalagi ia termasuk anak tertua. ibunya yang sekarang tulang punggung untuk mengurusi usaha keluarga yang turun temurun, ia mengatakan bahwa ia harus kuat karena jika bukan ia siapa lagi yang akan membuat ibunya tenang. tegar sekali anak itu pikirku.
anak separuh baya tersebut harus membuat bahagia untuk ibunya dan kedua adiknya. ia selalu tersenyum dengan mukanya yang memerah. apakah aku bisa seperti itu jika orangtuaku meninggal? pikirku. tegar, tabah menguatkan orang lain, dan ia harus menyiapkan dirinya untuk menjadi tulang punggung ibunya kelak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s